Gelombang Besar Massa Pulau Sumbawa Mengepung Poto Tano, Suara Lantang Tuntut Pemekaran Provinsi
Beranda > Berita
DAERAH-NASIONAL
Kabar Foto:Suasana Pagi Jalan Lintas Poto Tano Mulai dipadati Masa Mengetuk Perhatian Jakarta Mendesak Pemerintah Pusat untuk percepatan terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa.
POTO TANO,matajitunews.co.id, (2 Juni 2026)– Jalan raya utama hingga ke kawasan Poto Tano hari ini berubah menjadi lautan manusia dan kendaraan, menandakan puncak gelombang aksi massa terbesar yang pernah digelar di Pulau Sumbawa.
"Ribuan warga dari berbagai pelosok—mulai Sumbawa Besar, Alas, Plampang, hingga wilayah barat—berdatangan berbondong-bondong, memadati sepanjang jalan dengan membawa bendera dan semangat yang sama: menuntut terwujudnya Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa.
Terlihat jelas dalam foto ini, kerumunan warga memenuhi sisi kiri jalan, sementara jalur kendaraan tertutup rapat oleh antrean panjang mobil, truk, dan sepeda motor yang tak berujung. Langkah kaki serempak dan kepadatan yang luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa tuntutan ini bukan sekadar keinginan segelintir pihak, melainkan aspirasi besar yang tumbuh dari hati seluruh masyarakat Sumbawa.
"Suara mereka bergema satu nada: ingin pemerintahan sendiri, ingin pelayanan lebih dekat, ingin pembangunan yang lebih merata, cepat, dan menyentuh seluruh pelosok pulau ini.
Aksi ini bukan sekadar pawai atau pertemuan biasa. Warga bertekad akan melumpuhkan aktivitas di kawasan strategis Poto Tano, gerbang utama penghubung pulau, sebagai bentuk tekanan damai namun tegas kepada pemerintah pusat dan daerah. Mereka ingin dunia tahu: Pulau Sumbawa memiliki potensi besar, sumber daya melimpah, dan masyarakat yang berdaulat, namun selama ini terasa terhambat dalam pengembangan karena keterbatasan wilayah administrasi saat ini.
Semangat persatuan tampak begitu kuat. Tak ada sekat wilayah, suku, atau latar belakang—semua bersatu di bawah satu tujuan: Provinsi Pulau Sumbawa. Di setiap sudut, terlihat wajah-wajah penuh harap namun juga tegas, menyampaikan pesan bahwa aspirasi ini sudah lama tertahan, dan saatnya kini didengar, ditindaklanjuti, dan dikabulkan.
Poto Tano hari ini menjadi saksi sejarah. Padatnya jalan, ribuan jiwa yang bergerak serentak, dan tekad yang membara menjadi bukti bahwa masyarakat Sumbawa tidak akan berhenti berjuang sampai cita-cita menjadi provinsi sendiri terwujud. Ini adalah suara rakyat yang lantang, sebuah langkah besar menuju kemandirian, kemajuan, dan masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Pulau Sumbawa.
Komentar
Posting Komentar