Di Atas Panggung, Menahan Rindu yang Dalam

Beranda > Berita

OPINI

Di Atas Panggung, Menahan Rindu yang Dalam

Oleh :Redaksi Matajitunews

SUMBAWA BESAR,matajitunews.co.id,(13 Juni 2026)  – Momen ini menjadi kenangan paling menyayat hati namun sekaligus paling membanggakan. Empat sosok siswa-siswi ini berdiri tegak di atas panggung ada di Jejeran 10 Besar,mereka  tampil anggun dan berani, namun ada satu hal yang menyelimuti kehadiran mereka: 

"mereka berdiri tanpa kehadiran dua orang yang paling dicintai, Ayah dan Bunda tercinta.
 
Selama enam tahun menempuh pendidikan, keseharian mereka berlalu tanpa genggaman tangan ayah, tanpa pelukan hangat ibu. Tak ada yang mengantar berangkat sekolah, tak ada yang menyambut pulang dengan senyum. Semua berat, semua lelah, semua tawa dan air mata mereka lalui sendiri, ditemani keberanian yang tumbuh lebih besar dari usia mereka.

"Di hadapan teman-teman, guru, dan semua orang, mereka belajar tegar; mereka berusaha tampil ceria, berbicara dengan suara lantang, seolah tak ada beban, seolah dunia masih sama indahnya.
 
Namun, di detik-detik penghormatan ini, topeng kekuatan itu runtuh. Suara yang tadinya penuh semangat, tawa yang berusaha mereka ukir, tiba-tiba berubah menjadi hujan tangis yang tak terbendung. Rindu yang disimpan rapat selama bertahun-tahun meledak seketika. Isak tangis hadirin mewarnai suasana, membasahi pipi dan menyentuh hati setiap orang yang hadir. Di tengah kesedihan itu, mereka seolah berbisik: "Ayah, Bunda... lihatlah kami, kami berhasil sampai di sini, meski harus berjuang tapamu.
 
Tangis mereka bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti betapa besar rasa cinta dan rindu yang tersimpan di dada. Air mata itu adalah penghormatan tulus kepada orang tua yang tiada, sekaligus pengakuan bahwa kehadiran ayah dan ibu adalah hal yang paling mereka rindukan namun tak bisa mereka genggam.
 
Meskipun harus tumbuh dan belajar tanpa bimbingan langsung kedua orang tua, mereka tetap bertahan, tetap berjuang, dan tetap melangkah maju. Di balik air mata itu, tersimpan kekuatan luar biasa: kekuatan anak-anak yang tumbuh dengan kasih sayang kenangan, dan menjadikan rindu sebagai semangat untuk meraih cita-cita.
 
Semoga air mata ini menjadi doa yang terbang tinggi ke langit, sampai ke tempat di mana Ayah dan Bunda mereka. Di sana, pasti mereka tersenyum bangga melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tegar, dan penuh kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satres Narkoba Polres Sumbawa Gerebek Rumah Tempat Transaksi Narkoba di Plampang, 5 Pemuda Diringkus,Sabu-Sabu Disita

Terjerat Judi Online, Seorang Pria Bobol Kantor SDN 3 Plampang, Pelaku Diringkus Polisi

Senyum Kiki Bersinar Terang Di Tengah Lautan Jemaah Calon Haji Sumbawa