Naas! , Siswa SD di Lombok Timur Patah Leher hingga Meninggal Usai Aksi Freestyle
DAERAH-NASIONAL
LOMBOK TIMUR,matajitunews.co.id, (5 Mei 2026). DISWAY.ID - Gara-gara meniru game online, seorang anak di Lombok Timur meninggal dunia.
Semula, sang bocah melakukan aksi freestyle.
Anak yang merupakan siswa sekolah dasar bernama Hamad Izan Wadi (8) itu meninggal dunia.
Siswa kelas 1 SDN 3 Lenek, Lombok Timur itu meninggal lantaran lehernya patah.
Peristiwa ini mengejutkan publik dan viral di media sosial.
Aksi freestyle di kalangan anak-anak ini kini marak dilakukan.
Freestyle tersebut diduga terinspirasi dari game populer, seperti Garena Free Fire, yang kerap menampilkan gerakan atau gaya aksi ekstrem.
Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu. Lalu Rusmaladi membenarkan peristiwa itu.
Menurutnya, aksi freestyle itu sejatinya berlangsung minggu lalu di rumahnya. Akibat cidera leher itu, keluarga membawanya ke Rumah Sakit dr. Sudjono Selong.
"Peristiwa freestyle nya sudah lama. Korban sempat di rawat di RS Selong, selanjutnya dibawa ke RSUD Mataram dan meninggal dunia,"ujar Lalu Rusmaladi kepada
awak media Selasa 5 Mei 2026.
Pihaknya juga sudah meminta keterangan pihak keluarga terkait peristiwa itu. Korban diketahui merupakan anak dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Bahkan, kedua orang tuanya saat peristiwa terjadi berasa di luar negeri sebagai TKI.
"Iya, orang tua korban merupakan TKI yang bekerja di luar negeri. Kami mengimbau masyarakat untuk memantau anak-anak agar tidak melakukan hal-hal tersebut," ungkapnya.(MJ/01)
Komentar
Posting Komentar