Polisi Tangani Kasus Pemerkosaan Seorang Guru Honorer Di Kamar Hotel
Polisi Tangani Kasus Pemerkosaan Seorang Guru Honorer Di Kamar Hotel
LOBOK TIMUR,Matajitunews,(9 Desember 2025). - Kepolisian Resor Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menangani kasus dugaan rudapaksa terhadap seorang guru honorer berinisial LO (25) dengan modus ajak kencan pertama.
Kasihumas Polres Lombok Timur AKP Nicolas Oesman melalui sambungan telepon, membenarkan adanya laporan yang masuk dari korban.
"Iya, laporannya baru kami terima. Karena berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual, sekarang ditindaklanjuti unit PPA (perlindungan perempuan dan anak)," katanya.
Dalam laporan, korban turut menyertakan hasil visum pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedjono, Selong.
"Pagi tadi korban visum," ujar dia.
Oesman menjelaskan, terduga pelaku dalam laporan ini berinisial L (25). Modus ajak kencan itu merupakan tindak lanjut dari kedekatan terduga pelaku dengan korban.
Kejadian rudapaksa terjadi pada Minggu (7/12). Kali pertama, terduga pelaku mengajak korban kencan dengan menjemputnya di rumah pada pagi hari menggunakan kendaraan roda dua.
Usai jalan-jalan dengan kendaraan, korban kaget ketika terduga pelaku mengarahkan kendaraannya ke hotel kelas melati yang berada di wilayah Selong, Kabupaten Lombok Timur.
"Korban di situ sadar mau diajak check-in, langsung menolak," ujarnya.
Karena korban menolak, terduga pelaku kemudian mengajaknya ke Pantai Labuhan Haji. Karena bujuk rayu terduga pelaku, korban akhirnya mau diajak ke hotel dan masuk ke salah satu kamar.
"Dari dalam kamar, korban dirudapaksa. Selesainya ditinggal," ucap dia.
Dengan kondisi terpuruk di kamar hotel, korban kemudian menghubungi ibu dan adiknya untuk datang menjemput.
"Setelah ibu dan adiknya tahu kondisi, korban langsung lapor ke kami," katanya.(MJ)
Komentar
Posting Komentar