Siswa-Siswi di Desa SP Prode 3 Tiap Hari Lewati Jalan Rusak-Berlumpur Demi ke Sekolah
Redaksi : Matajitunews.co.id
Editor : Boerhan
SUMBAWA BESAR,matajitunews.co.id,(12-112025). - Sejumlah siswa SMP-SMA/MA-SMK di Desa SP Prode 3,Kecamatan Plampang,Kabupaten Sumbawa,Nusantara Tenggara Barat, Mereka harus berjibaku melewati jalan rusak dan berlumpur untuk ke sekolah. Perjuangan para siswa itu Setiap tahun.
Dalam Potret Media Matajitunews, Terlihat Siswa-Siswi SMP-SMA/MA,SMK tampak menggunakan seragam Sekolahnya Mereka melewati Jalan dari Desanya yang rusak,Berlumpur dan Berkubangan.
Mereka juga tampak mendorong motornya yang terjebak dan terjatuh di lumpur. Sejumlah siswa-Siswi saling membantu mendorong motor rekannya untuk keluar dari jebakan jalan berlumpur tersebut.
Pelajar ini diketahui, mereka merupakan siswa-siswi di SMP Negeri 7 Plampang dan SMA/MA dan SMK Negeri 1 Plampang di Kecamatan Plampang.
Terpantau Pelajar sedang melintasi jalan di Desa SP Prode 3 dan Pamunga, Kecamatan Plampang, Dilaui Anak Sekolah juga Merupakan satu²nya Jalan Ekonomi yang menghubungkan antar Desa dan ibukota Kecamatan Plampang.
Setiap hari kita lewati jalannya seperti itu," kata salah seorang siswi SMA Negeri 1 Plampang, Ria kepada Matajitunews, Rabu (12/11/2025).
"Ria mengungkapkan, saat melalui akses tersebut dirinya beserta teman-temannya harus melepas sepatu agar tidak terkena lumpur. Meski demikian, rok dan seragamnya kerap kali terkena cipratan lumpur,dan bahkan perna juga terjatuh beberapakali dan gagal ke Sekolah, "Tuturnya.
"Sementara itu, Kepala Desa SP - Prode 3 Idris,S.Hasan Kepada Media Matajitunews mengutarakan bahwa jalan tersebut memang menjadi satu-satunya Uratnadi Ekonomi Masyarakat dan Putra putri kami yang SMP dan SMA/MA,SMK Keadaanya sudah sejak lama dalam kondisi rusak. Terutama, saat hujan turun membuat akses tersebut sulit untuk dilalui berlumpur.
"Idris menambahkan, sebenarnya dirinya sudah berulangkali melaporkan kondisi jalan itu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, Namun beberapa Bupati berganti Bupati. Namun belum ada realisasinya,"Jelas Idris.(MJ)
Komentar
Posting Komentar