Polda NTB Gelar Operasi Zebra Rinjani 2025, Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
Polda NTB Gelar Operasi Zebra Rinjani 2025, Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
Redaksi:Matajitunews.co.id
Editor :Boerhan
MATARAM,matajitunews.co.id,(18 November 2025). – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi memulai pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani 2025 yang ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Senin (17/11) pagi.
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho, serta diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, dan berbagai komponen pendukung pengamanan lalu lintas.
Wakapolda NTB Brigjen Hari
Dalam amanatnya menegaskan bahwa Operasi Zebra merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan keselamatan dan disiplin pengendara melalui penegakan hukum yang tegas, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Penegakan hukum di jalan raya bukan semata tindakan represif, melainkan bentuk perlindungan negara terhadap keselamatan warganya,” ujar Brigjen Hari.
Operasi Zebra Rinjani tahun ini akan menindak berbagai bentuk pelanggaran yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan, seperti tidak memakai helm, melawan arus, tidak membawa SIM atau STNK, menggunakan ponsel saat berkendara, serta ketidaksesuaian spesifikasi teknis kendaraan.
Brigjen Hari menyebutkan bahwa sinergi dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Pada kesempatan itu, Wakapolda juga memaparkan data Operasi Zebra Rinjani tahun sebelumnya. Tahun 2024 mencatat 23.841 pelanggaran, meningkat 49,40 persen dari tahun 2023 yang berjumlah 15.958 pelanggaran.
Kecelakaan lalu lintas juga mengalami kenaikan signifikan. Tahun 2024 mencatat 37 kejadian, dengan 18 korban meninggal dunia, 6 luka berat, dan 40 luka ringan. Angka itu meningkat dibanding 2023 yang mencatat 27 kejadian kecelakaan dan 8 korban meninggal dunia.
“Peningkatan kecelakaan hingga 37 persen dan korban meninggal naik hingga 125 persen menjadi indikator pentingnya memperkuat kedisiplinan di jalan raya,” tegas Brigjen Hari Nugroho.
Operasi Zebra Rinjani 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 17 hingga 30 November 2025 melibatkan sebanyak 634 personel dengan target operasi yang ditentukan berdasarkan hasil analisis kerawanan lokasi dan waktu melalui Perkiraan Khusus Intelijen.
Dalam pelaksanaannya, Polda NTB juga akan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, meliputi, edukasi kepada masyarakat, imbauan persuasif, teguran simpatik serta penegakan hukum elektronik (statis dan mobile)
Brigjen Hari berharap rangkaian kegiatan Operasi Zebra Rinjani 2025 dapat berjalan lancar, kondusif, dan mencapai tujuan besar yakni menekan angka kecelakaan serta meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.
“Pendekatan Operasi ini kita harapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan berlalau lintas berdasarkan kesadaran masyarakat dan bukan karena paksaan,” tutup Wakapolda NTB.(MJ)
Komentar
Posting Komentar