Tradisi Rajang Basa Masyarakat Sumbawa Di Olat Rora dan Pamunga.
Tradisi Rajang Basa Masyarakat Sumbawa Di Olat Rora dan Pamunga.
Editor : Boerhan
SUMBAWA BESAR,matajitunews.co.id (28-10-2025)
--Rajang Basa adalah sebuah tradisi gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat Sumbawa,Seperti yang dilaksanakan Masyarakat Dusun Olat Rora dan Pamunga di kediaman Salah Seorang Yang Berhajat Bapak Yahya dan Ibu Masita di Dusun Pamunga dalam Rangka Persiapan Akad Nikah dan Resepsi Putrinya.
Rajang Basa ini tradisi warga Sumbawa Nusa Tenggara Barat, dalam acara-acara adat atau hajatan besar.
Definisi: Secara harfiah, "Rajang Basa" berarti proses mengupas, meracik bumbu-bumbu dapur, dan memasak secara bersama-sama.
Tujuan: Tradisi ini dilakukan untuk menyiapkan hidangan dalam acara-acara penting seperti pernikahan, khitanan, sedekah, dan hajatan lainnya.
Nilai Budaya: Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Sumbawa, seperti "saleng-tulung" (saling membantu) dan "ila" (malu jika tidak membantu), yang memperkuat ikatan sosial dan rasa persaudaraan.
Variasi Lokal: Praktik Rajang Basa dapat sedikit berbeda di setiap desa, sesuai dengan pepatah lokal "lin eta lin ara, lin desa lin cara" (berbeda desa berbeda pula caranya), namun tetap berpegang pada prinsip kegotongroyongan. Di beberapa tempat, acara ini juga diramaikan dengan hiburan rakyat atau ritual simbolis tertentu.
Konteks Modern: Meskipun ada tantangan dari modernisasi dan katering prasmanan, tradisi Rajang Basa masih dipertahankan kuat di daerah pedesaan Sumbawa.(MJ)
Komentar
Posting Komentar