Bapanas Dan Bulog - Satgas Pangan Polda NTB Awasi Harga Beras di Mataram
Bapanas Dan Bulog - Satgas Pangan Polda NTB Awasi Harga Beras di Mataram
Redaksi : Matajitunews.co.id
Editor : Boerhan
MATARAM,Matajitunews.co.id.(23-20-2025) – Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah fluktuasi pasar nasional, Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdiri dari Satgas Pangan Polda NTB, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog Kanwil NTB, Dinas Perdagangan, serta Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Kota Mataram pada Rabu (22/10) kemarin.
“Sidak ini merupakan langkah strategis dalam memastikan harga beras tetap terkendali serta mencegah adanya permainan harga yang bisa merugikan masyarakat,” kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid S.H., S.I.K., dalam keterangannya, Kamis (23/10).
Dalam kegiatan yang melibatkan tim gabungan ini memulai pengecekan harga di Pasar Bertais, salah satu pusat distribusi bahan pokok terbesar di Kota Mataram. Disini, petugas mendatangi sejumlah pedagang beras untuk mengecek harga jual eceran, stok ketersediaan, dan sumber pasokan beras.
Setelahnya, rombongan kemudian melanjutkan pengecekan ke ritel modern MGM Cakranegara dan distributor PT Sumbersari Cakranegara untuk memastikan kesesuaian harga di tingkat penjual besar.
“Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa harga beras di pasaran masih stabil dan berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sidak ini merupakan bagian dari pengawasan rutin lintas instansi untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayah NTB,” terangnya.
Kabid Humas Polda NTB menambahkan bahwa dari hasil pengecekan pihaknya, stok beras di gudang distributor maupun di pasar masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
“Pengawasan tidak akan berhenti pada satu kali kegiatan. Satgas Pangan NTB akan terus melakukan monitoring berkala di berbagai daerah, terutama menjelang musim tanam dan masa paceklik, yang biasanya menjadi momen rawan fluktuasi harga,” Tegas Kombes Moh. Kholid.
Selain itu, sambung Pejabat Utama Polda NTB itu, dalam kesempatan tersebut petguas juga mengingatkan seluruh pelaku usaha, distributor, dan pedagang agar tidak menimbun beras atau menjual di atas harga yang ditetapkan pemerintah.
“Masyarakat juga kita himbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Karena berdasarkan hasil pantauan, pasokan beras di wilayah NTB masih aman, baik dari Bulog maupun dari distributor swasta,” ucap Kabid Humas.
“Kami mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga stabilitas harga dan tidak melanggar ketentuan pemerintah. Bila ditemukan pelanggaran, kami akan tindak sesuai aturan yang berlaku,” tutur Kombes Pol. Kholid.
Sidak ini menjadi upaya bersama dalam menjaga daya beli masyarakat, di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pangan secara nasional. Melalui kolaborasi antara instansi pusat dan daerah, pemerintah ingin memastikan distribusi beras berjalan lancar, stok tetap aman, dan harga terjaga di semua tingkatan pasar.
“Dengan Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketenangan pasar dan memberikan rasa aman bagi konsumen,” tutup Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Kholid.(MJ)
Komentar
Posting Komentar